Bagaimana Menjawab Apabila Calon Konsumen berkata, Kok Mahal

Bagaimana Menjawab Apabila Calon Konsumen berkata, Kok Mahal – Salah satu hal yang paling menentukan sukses tidaknya sebuah usaha tergantung pada harga jual produk. Ada produk yang dijual murah seperti es krim camelo, snack makanan ringan harga Rp 1000. Dan ada barang yang dijual mahal seperti mobil dan sepeda motor.   Semua tergantung pilihan pengusaha tersebut hendak menjual barang mahal atau murah.

Bagaimana Menjawab Apabila Calon Konsumen berkata, Kok Mahal

source:pixabay.com

Namun manusia makhluk ekonomi yang ingin selalu mencari keuntungan dari harga sebuah barang. Sehingga menawar barang dengan harga murah. Seperti yang dilakukan oleh rekan penulis yang bernama Mak Epon. Setiap kali ada pedagang asinan, makanan ringan, sayuran, buah-buahan dan lain lain selalu menawar dengan harga murah sedikit memaksa. Hal itu tentu merugikan pihak penjual. Memang naluri ingin untung atau mendapatkan barang termurah dengan kualitas bagus sifat dasar manusia.

Hal pertama yang dilihat oleh orang yang memiliki keuangan terbatas dalam membeli barang adalah melihat banderol harga barang tersebut. Apakah murah, terjangkau atau mahal.  Bagi yang mempunyai modal uang minim masalah harga adalah yang utama. Seringkali ketika seseorang ditawarkan sebuah barang berkata kok mahal? Ucapan ini terlontar karena mereka tidak rela menghabiskan uang terlalu banyak.

Bagaimana Menjawab Apabila Calon Konsumen berkata, Kok Mahal

Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi jawaban prospek bahwa barang yang anda jual terlalu mahal maka tugas anda adalah meningkatkan nilai tambah dari barang tersebut sehingga meningkatkan minat beli yang sangat tinggi dari orang tersebut. Timbulkanlah gairah untuk membeli produk anda. Dengan sendirinya prospek tersebut akan membeli barang dari anda walaupun mahal. Karena mereka sangat butuh dan meningkat gairah membelinya.

Berdasarkan penelitian, semakin prospek membutuhkan barang yang anda jual maka mereka tidak mempermasalahkan harga. Namun jika anda menjual barang dengan harga mahal. Lalu prospek mendapatkan penjual barang tersebut yang memberikan harga lebih murah maka usaha anda akan terancam punah.

Jadi cara sukses menjual barang tanpa beban adalah memberikan manfaat atas produk tersebut bagi konsumen. Setelah itu masalah harga tidak menjadi masalah. Ketika memulai menawarkan penjualan barang maka sobat jangan menjelaskan masalah harga. Tapi manfaat yang bisa ia dapatkan. Dengan begitu masalah harga belakangan.  Jangan sampai pembahasan pertama masalah harga. Sehingga konsumen menganggapnya mahal.

Berdasarkan pengamatan dan pengalaman penulis di lapangan permasalahan harga merupakan masalah nomor satu penjualan.  Banyak penjualan yang gagal disebabkan harga yang tidak disepakati bersama. Dengan dalih harga yang mahal. Untuk menjawab hal tersebut, anda bisa berkata “saya jamin harga barang saya sangat murah berani bersaing dengan produk kompetitor. Kalau ada yang berani memberikan harga lebih rendah dari saya maka saya akan membelinya. Karena tak ada seorang yang menjual harga termurah dari produk ini”.

Dari percakapan ini biasanya terjadi penjualan. Karena konsumen yakin bahwa anda menjual barang paling murah di sekitarnya.  Oh mahal. Jawab saja, mahal sebab barangnya bagus. Dibandingkan dengan pesaing, kami memberikan harga paling murah. Coba cek di setiap gerai usaha.” Itulah teknik gertakan closing penjualan.

Jika tetap ada barang yang sejenis yang dijual dengan harga lebih murah maka anda tunjukkan kelebihan produk anda dari produk pesaing. Sehingga kelebihan itulah yang membuat harga barang anda layak untuk lebih mahal. Seperti garansi seumur hidup, merek terkenal dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, sebagai tenaga penjual selain menguasai product knowledge, dibutuhkan pula pengetahuan mengenai harga barang sejenis dari pesaing anda. Apakah produk anda lebih murah atau lebih mahal?

Apabila calon konsumen berkata lagi, sangat mahal. Maka anda bisa menawarkannya dengan sistem kredit atau cicilan. Pendek kata, jangan pernah kalah dengan omongan prospek. Berjualan seperti cara bertinju jika anda diam maka anda kalah. Anda harus menangkis semua elakan calon konsumen. Buatlah mereka yakin terhadap produk yang anda jual dan berminat sekali untuk membelinya.

Artikel terkait :

Cara Sukses Usaha Grosir Telur Beromzet Jutaan

Jika calon konsumen tetap mengatakan bahwa harga barang anda mahal maka tugas anda menjual secara satuan sehingga lebih murah. Atau mengurangi bagian tertentu sehingga harga lebih murah. Namanya bisnis jualan maka anda harus kreatif. Salah satunya menjawab penolakan konsumen sehingga bisa menjadi penerimaan. Itulah Bagaimana Menjawab Apabila Calon Konsumen berkata, Kok Mahal. Selamat menjual!

loading...
Bagaimana Menjawab Apabila Calon Konsumen berkata, Kok Mahal | penulis | 4.5