Bisnis Kecil-Kecilan Yang Laris, Mudah dan Banyak Konsumen

Bisnis Kecil-Kecilan Yang Laris, Mudah dan Banyak Konsumen – Ada banyak jenis bisnis di dunia ini. Dari bisnis kecil-kecilan dengan modal kecil tapi bisa untung besar. Syaratnya adalah kerja keras untuk mengimbangi modal usaha yang minim. Untuk lebih lengkap, berikut ini bisnis kecil-kecilan yang laris, mudah dan banyak konsumen, antara lain :

Bisnis Kecil-Kecilan Yang Laris, Mudah dan Banyak Konsumen

sumber : aink.web.id

Usaha Ojek
Modal usaha yang utama ada sepeda motor. Untuk meningkatkan penghasilan ojeg maka anda bisa mencari sebanyak mungkin pelanggan. Selain itu anda bisa menjalankan sistem ojek online dengan bergabung dengan Gojek atau Grab. Seperti yang dilakukan oleh para pemuda di desa. Namun supaya usaha ojek sukses dan untung besar maka anda mesti menjalankam ojeg secara konvensional dan secara online. Jika mempunyai sepeda motor baru maka anda bisa menyewakan kepada tukang ojeg lain dengan biaya sewa harian.

Bisnis Kecil-Kecilan Yang Laris, Mudah dan Banyak Konsumen

Namun sekarang menjadi pertikaian antara usaha ojeg konvensional dan transportasi ojek online. Usaha ojek konvensional kalah bersaing dengan ojek online. Ada banyak kelebihan ojek online daring seperti biaya yang lebih terjangkau, aman dan nyaman.

Usaha Siomay
Peluang usaha jualan siomay sangat menjanjikan. Apalagi saat musim dingin atau hujan dipastikan laris manis untuk dikonsumsi sebagai penghangat badan. Rincian biaya modal usaha jualan cuanki siomay, antara lain: bahan baku siomay, baso, bumbu kecap dan saos, rempah rempah, belanja mangkok dan sendok serta garpu, sepeda motor atau gerobak, plastik bungkus dan lain sebagainya. Usaha jualan siomay sangat tepat dimulai pada sore hari untuk sekitar pemukiman penduduk yang padat.

Usaha Beternak Ayam Petelur
Peluang bisnis budidaya ayam petelur masih menjadi usaha yang memiliki daya tarik tersendiri. Karena usaha ternak ayam petelur tak pernah sepi pembeli. Selama manusia masih hidup di muka bumi pasti memerlukan telur ayam untuk dikonsumsi sehari hari sebagai teman nasi dan lauk pauk. Telur ayam termasuk sembako atau sembilan bahan pangan pokok yang diperlukan manusia. Disebabkan kandungan telur ayam mempunyai berbagai vitamin, protein hewani dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Berdasarkan survey terpercaya dari BPS bahwasanya permintaan akan telur di masyarakat tahun 2007 hingga tahun 2017 terus mengalami kenaikan pesat. Hal itu diimbangi dengan jumlah produksi telur yang semakin banyak. Namun jumlah produksi telur saat ini belum mampu mencukupi kebutuhan secara nasional. Tahun 2017 jumlah produksi telur ayam mencapai 1,5 juta ton. Dan pada tahun 2017 melebihi angka 1,8 juta ton. Dari data BPS itu kita bisa melihat kenyataan bahwa permintaan telur di Indonesia meningkat pesat dari tahun ke tahun. Dan jumlah peternak ayam petelur semakin bertambah yang dibuktikan dengan jumlah telur ayam yang dihasilkan semakin besar pertahunnya.

Telur menjadi makanan favorit banyak orang. Karena kandungan gizi yang tinggi dan harga murah. Namun dalam dunia wirausaha beternak ayam petelur banyak sekali mimpi dan angan angan. Ada yang mengatakan bisnis beternak ayam petelur sangat mudah dan pasti berhasil. Bohong. Semua kesuksesan perlu kerja keras dan kadang harus melalui proses kegagalan. Usaha beternak ayam petelur seringkali gagal dikarenakan banyak ayam mengalami kematian.

Hal pertama yang harus dilakukan untuk beternak ayam petelur adalah mengetahui ilmu cara merawat ayam secara baik dan menghasilkan banyak telor berkualitas. Hal itu bisa dipelajari di internet, buku atau peternak ayam yang sukses.

Baca juga :

Persyaratan Cara Menjadi Agen Gas Elpiji

Yang sangat mengherankan penulis adalah saat ini segala usaha di atas banyak dijalankan menggunakan sepeda motor. Seperti usaha jualan bakso tahu, jualan siomay cuankie, jualan es krim, usaha jualan bakso sapi, usaha jualan telor dll. Padahal keuntungan yang didapat per item sangat kecil. Hal ini disebabkan karena kenyamanan. Namun ada kekurangannya yaitu pada biaya transportasi atau biaya beli bensin yang cukup mahal saat ini. Kalau jualan laris sihbtak masalah karena biaya transport bisa ditutupi. Tapi jika jualan sepi maka rugi dong. Inilah yang disebut usaha dagang untung untungan. Bisnis Kecil-Kecilan Yang Laris, Mudah dan Banyak Konsumen

loading...
Bisnis Kecil-Kecilan Yang Laris, Mudah dan Banyak Konsumen | penulis | 4.5