Cara Memulai Bisnis Rongsokan Untuk Pemula

Salah seorang pria yang sukses dalam cara memulai bisnis rongsokan untuk pemula adalah pria yang bernama lengkap Kusyono. Lelaki tampan ini merupakan pensiunan dari kepolisian RI dengan pangkat terakhir sebagai Aiptu. Setelah pensiun dari kepolisian, ia menekuni bisnis rongsokan hingga omset mencapai miliaran rupiah setiap bulan. Wow hebat kan? Bisnis barang bekas yang dianggap sepele oleh sebagian orang justeru bisa menghasilkan untung besar.

Cara Memulai Bisnis Rongsokan Untuk Pemula

sumber : bisnisukm.com

Pria yang telah menunaikan ibadah haji berkat bisnis rongsokan plastik, kardus dan lain-lain ini merupakan warga dari desa panguragan wetan kabupaten cirebon. Beliau hidup sudah terbiasa dengan timbunan barang bekas yang kemudian dijual dengan harga yang cukup tinggi. Lalu apa yang membuat pria baik hati ini memilih bisnis rongsongkan seusai pensiun? Hal ini tak terlepas gaji pensiunan yang ia dapatkan belum mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari secara layak.

Lalu apa yang membuat Kusyono berhasil meraih omset miliaran perbulan dari bisnis barang bekas dus, plastik, kardus, kertas dan lain sebagainya? Dikarenakan ia mampu mendapatkan banyak barang bekas perharinya dalam jumlah banyak. Ia tidak sendirian mengumpulkan barang rongsokan. Dengan dibantu oleh ratusan karyawannya, ia mampu mengumpulkan banyak rongsokan senilai miliaran rupiah perbulan. Yang kemudian dijual kepada berbagai perusahaan besar dan pabrik di Jakarta.

Cara Memulai Bisnis Rongsokan Untuk Pemula

Dari tulisan ini sangat jelas bahwa jika anda ingin kaya raya maka anda tidak bisa mengandalkan anda sendiri untuk bisa meningkatkan pendapatan atau penjualan. Namun anda harus menggunakan orang lain sebagai tenaga penjualan untuk meningkatkan keuntungan perharinya dari bisnis anda. Seperti yang dilakukan oleh Kusyono yang mengantongi untung hingga miliaran rupiah perbulan. Keuntungan bersih bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Kusyono memulai bisnis rongsokan pada tahun 1990. Pada saat itu, ia anggota polisi yang menduduki jabatan sebagai Bimas dan Humas. Pekerjaan usaha barang bekas dijadikan sebagai usaha sampingan yang mengikuti orang lain di sekitarnya. Ia terus berusaha meningkatkan keuntungan dari bisnis rongsokan ini dengan cara menambah modal untuk membeli barang bekas dari para tukang rongsok. Gaji bulanan yang ia dapatkan dari pekerjaan polisi sebesar Rp 3 juta, ia habiskan untuk menambah modal usaha.

Seiring berjalan waktu, usaha rongsokan yang ia terima mengalami perkembangan pesat. Keuntungan lumayan tinggi yang bisa melebihi gajinya sebagai polisi. Oleh sebab itu, ia menyatakan meminta pensiun dini yang langsung disetujui oleh atasannya. Pada awalnya ia mempunyai 6 orang karyawan. Kemudian seiring usaha jual beli barang bekas semakin pesat maka ia bisa merekrut karyawan sebanyak 100 orang.

Pernah dalam satu hari, ia menghabiskan uang hingga Rp 100 juta untuk membeli barang rongsokan sebesar 50 ton. Namun karena atas dasar ilmu maka pembelian barang bekas itu sangat menguntungkan. Adapun barang bekas yang ia kumpulkan atau ia beli antara lain besi, kardus, plastik, timah, alumunium, kertas, kaleng dll. Dalam satu hari omset kotor sebesar Rp 100 juta.

Untuk mendukung bisnis rongsokan yang ia tekuni maka ia memiliki gudang yang sangat luas sebanyak 7 unit. Dengan gudang sebesar dan sebanyak itu, ia lebih leluasa untuk menyimpan barang bekas dalam jumlah yang sangat banyak.  Dari hasil bisnis rongsokan, pria tampan ini telah berhasil menunaikan ibadah haji, membeli 10 rumah mewah, membeli sawah enam hektarm dan membeli banyak mobil mewah.

Baca juga :

Analisa Strategi Buka Usaha Cafe Minimalis

Dari kisah sukses di atas jelas bahwa cara memulai bisnis rongsokan untuk pemula sangat mudah. Anda bisa memulainya sebagai usaha sampingan di samping menjalankan pekerjaan utama. Anda bisa membuka usaha barang bekas dengan modal kecil secara rumahan. Seperti yang dilakukan tetangga penulis yang memanfaatkan halaman rumah sebagai gudang barang rongsokan.

loading...
Cara Memulai Bisnis Rongsokan Untuk Pemula | penulis | 4.5