Mengapa Pelajar yang Nilainya Biasa Bahkan Drop Out Bisa Sukses

Pada kali ini penulis akan mengupas mengenai realita yang ada kenapa para pelajar yang nilainya biasa bahkan drop out dapat sukses dalam kehidupan nyata. Aneh memang. Yang harus berhasil dalam hidup adalah orang pintar. Eh nyatanya didominasi oleh orang yang bernilai biasa bahkan drop out. Kita lihat saja salah satu orang terkaya dunia, Bill Gate, Mark Zuckenberg, Steve Job dll. Mereka menjadi milyuner dan pengusaha berhasil di dunia walaupun drop out dari universitas.
Mengapa Pelajar yang Nilainya Biasa Bahkan Drop Out Bisa Sukses
Mengapa Pelajar yang Nilainya Biasa Bahkan Drop Out Bisa Sukses

Penulis bukan mengajak setiap pelajar untuk drop out untuk sukses. Bukan. Anda mesti sukses di kampus dan kehidupan nyata. Mereka saja yang sekolah drop out bisa sukses apalagi anda yang mempunyai gelar ijasah. Seolah-olah mengingatkan penulis bahwa tidak ada hubungan antara nilai akademik dengan kehidupan nyata. Seperti yang dialami oleh penulis yang mempunyai nilai akademik bagus. Tapi di kehidupan nyata, karier dan keuangan sangat jeblok.

Jadi apa yang diajarkan di sekolah berbeda dengan kehidupan nyata saat ini. Sekolah tidak mengajarkan kreatifitas. Tapi sesuai apa yang diajarkan oleh guru-guru mereka yang kadang tak lebih pintar dari muridnya sendiri. Sehingga unttuk sukses, anda mesti kreatif dalam kehidupan nyata tak terkungkung oleh teori di sekolah.

Kesuksesan di dunia sekolah tak ada hubungannya keberhasilan di dunia nyata. Ini fakta yang ada. Mungkin anda sukses di kapus tapi dalam kehidupan nyata tak sukses. Karena kedua unsur iu tak ada kaitannya. Jadi setelah anda sukses dalam bidang akademik, selanjutnya yang harus anda lakukan adalah mencapai kesuksesan di kehidupan nyata.

Berdasarkan kenyataan yang ada yang diajarkan di sekolah adalah sesuatu yang dipaksakan. Suatu ilmu yang diajarkan padahal siswa tak menyukai ilmu tersebut. Seorang siswa sulit berkembang di sekolah. Namun yang manfaat dari sekolah adalah sejak SD dimana belajar membaca dan berhitung. Setelah itu, hanyalah belajar untuk mendapatkan ijazah dan pekerjaan yang lebih tinggi gajinya.

Sekolah di Indonesia hanyalah mengajarkan muridnya untuk menjadi kelas karyawan. Bukan kelas pebisnis dan investor. Sehingga tak aneh jika kebanyakan setelah lulus sekolah mencari pekerjaan. Bukan menciptakan lapangan kerja baru. Pengangguran intelektual di sekolah bertambah banyak. Karena lapangan kerja sangat terbatas.

Hal ini membuat lulusan sekolah di Indonesia sangat sulit mencapai keberhasilan dalam hidup. Karena kunci keberhasilan bukan pada kelas karyawan atau profesional. Tapi di kuadran pengusaha dan investor. Kalau saja sekolah berusaha mencetak para pebisnis dan investor yang handal maka akan banyak lulusan sekolah yang sukses di kehidupan nyata.

Sebagus apapun nilai akademik atau ipk anda tidak menjamin mendapatkan pekerjaan dengan gaji besar atau sukses di kehidupan nyata. Sedih memang. Sekolah sudah tinggi dan nilai bagus. Tapi tidak ada jaminan mendapatkan pekerjaan bergaji besar. Bahkan tak ada jaminan kesuksesan dalam kehidupan nyata.

Pendek kata, yang membuat anda sukses di kehidupan nyata atau pekerjaan adalah anda sendiri bukan pendidikan di sekolah. Hal itu dialami sendiri oleh penulis yang sulit mendapatkan pekerjaan sesuai bidang ilmu yang ditekuni di bangku kuliah. Karena banyak saingan dan bertumpuknya para lulusan sekolah sedangkan lahan pekerjaan sangat terbatas. Kerapkali penulis bekerja sebagai pegawai rendahan. Intinya kita harus mengeksplor diri kita sendiri agar mempunyai nilai tambah di masyarakat.

Hal yang buruk dari sekolah kraapkali membunuh kreatifitas seseorang. Sehingga ada sebuah bukun atau pakar motivasi Indonesia yang berkata bahwa jika ingin sukses maka jangan sekolah. Sekolah hanya melatih kemampuan menghafal. Tapi tidak melatih kemampuan berpikir yang baik dan benar. Contohnya ketika penulis duduk dibangku SD harus menghafal nama-nama ibukota negara, nama menteri, menghafal rumus dan lain sebagainya. Apakah itu penting?

Saya kira itu tak penting. Karena hafalan bisa dilakukan oleh komputer atau robot. Kemana fungsi manusia? Yang lebih penting adalah bagaimana cara berpikir yang baik dan benar. Supaya kesuksesan di dapatkan di sekolah dan kehidupan nyata. Hal itu yang membuat manusia lebih tingi derajatnya dari makhluk lainnya.

Pendek kata, sekolah tidak menjadi jaminan kesuksesan seseorang di kehidupan nyata. Diperlukan aspek lain yang lebih penting seperti konektifitas. Dan yang utama adalah membangun aset sejak dini dan menciptakan sesuatu yang bernilai dari aset tersebut. Hal itulah yang dilakukan oleh Bill Gates dan Seteve Jobs. Sehingga mereka bisa sukses dan kaya raya tanpa gelar akademik.

Pengertian Aset

Pengertian aset di sini bukanlah uang, properti, ijazah. Tapi investasi keterampilan dan passion serta investasi diri. Mengertikah anda? Mereka menemukan passion mereka atau keterampilan terhadap sesuatu yang tak diajarkan oleh sekolah. Sehingga mereka memilih keluar dan memfokuskan diri pada pengembangan keterampilan dan passion tersebut. Yang berguna bagi mereka dari waktu ke waktu. Dan juga bermanfaat bagi orang lain banyak kelak.

Baca juga :

Bagaimana Cara Menemukan Passion Anda

Orang yang membutuhkan seorang karyawan tidak menanyakan berapa nilai atau IPK yang diperoleh seseorang? Tapi apa yang dapat ia lakukan. Sehingga jika ingin sukses maka anda harus meningkatkan aset atau keterampilan diri sendiri. Mengertikah anda? Anda harus menciptakan sesuatu yang bernilai bagi orang lain. Seperti Bill Gates dengan Microsoft. Steve Jobs dengan Apple dan Mark Zuckenberg dengan Facebook.

Paradigma seorang karyawan adalah menghabiskan banyak waktu untuk mendapatkan uang. Sedangkan pengusaha sukses menghabiskan banyak waktu untuk meningkatkan keterampilan atau investasi diri. Sehingga bisa membuat sesuatu yang bernilai bagi orang lain. Dan membuat anda dibayar atas jasa anda walaupun sedang tidur.

Intinya, kenapa banyak pelajar yang nilai biasa bahkan DO bisa sukses. Karena mereka membangun aset sejak dini, meningkatkan keterampilan dan aset diri. Selanjutnya membangun dari keterampilan atau aset itu sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. Pendek kata, jika anda ingin sukses maka yang harus anda punyai adalah pengalaman, karakter orang sukses dll.

loading...
Mengapa Pelajar yang Nilainya Biasa Bahkan Drop Out Bisa Sukses | penulis | 4.5