Peluang Usaha Pertamini Elektrik Modal 8 Jutaan

Pertamini merupakan salah satu lapak kios yang diserupai bentuknya dengan dispenser SPBU resmi, saat ini bisnis sejenis ini makin menjamur di masyarakat khususnya di beberapa sudut perkotaan di Jakarta dan sekitarnya. Dengan adanya usaha pertamini premium modal 8 jutaan, menjadikan salah sat solusi bagi pengendara motor ketika mengalami kehabisan bensin namun jarak menuju SPBU masih jauh.

Hal tersebut menjadikan Pertamini sebagai salah satu peluang bisnis yang cukup digemari dan dapat meraup keuntungan yang besar, modal yang dikeluarkan untuk membuka usaha ini juga terilang cukup kecil yakni sekitar 8 jutaan. Salah satu pengusaha yang mendirikan bisnis Pertamini ini adalah Hari Sugandi, seorang pria yang telah menjalankan bisnis ini hampir 3 tahun yang dijajakannya di depan Masjid Jami Matraman yang berada di Jakarta Timur.

peluang usaha pertamini modal 8 jutaan

Pada awal mula mendirikan usaha Pertamini, Sugandi membutuhkan modal Rp. 7 juta untuk pembelian bensin Pertamini ini. Dengan modal awal ini, Sugandi sendiri mengaku bahwa ia bukan hanya meraup keuntungan yang cukup besar namun juga dapat membantu bagi pengendara yang kehabisan bahan bakar namun jarak ke SPBU masih cukup jauh.

Sugandi sendiri menuturkan bahwa untuk mendapatkan pasokan BBM untuk usaha pertamininya ini, ia membelinya dari SPBU terdekat dari lokasi usaha. Namun terkadang sewaktu-waktu petugas SPBU enggan melayani penjualan dengan menggunakan jerigan, hasilnya ia harus bolak balik menggunakan sepeda motor untuk melakukan pengisian BBM.

Berapa modal usaha mendirikan pertamini?

Sebenarnya dengan hanya modal Rp. 8 jutaan kita sudah dapat membuat usaha Pertamini, namun tentunya dalam skala yang sangat kecil dan pasokan yang terbatas dari petugas SPBU. Namun, jika ingin memulai usaha pertamini ini dengan pasokan yang lancar dari pihak penyalur ada beberapa ketentuan dan syarat yang harus dipenuhi. Berikut ini syarat dan ketentuan membuka usaha Pertamini:

  • Anda harus memiliki kegiatan usaha dagang ataupun unit usaha sendiri yang pengelolaannya dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa.
  • Lokasi untuk usaha Pertamini ini berlokasi di tempat yang memenuhi standar keselamatan kerja dan lindungan lingkungan yang disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundangan.
  • Memiliki sarana penyimpanan yang kapasitasnya 3000 liter paling banyak, selain itu juga harus memenuhi persyaratan dari teknis keselamatan kerja yang disesuaikan dengan peraturan perundangan.
  • Memiliki ataupun menguasai alat angkut BBM yang telah memenuhi standar pengangkutan BBM, hal ini disesuaikan pula dengan peraturan perundangan.
  • Memiliki alat-alat untuk digunakan sebagai penyaluran yang telah memenuhi persyaratan teknis dan juga keselamatan kerja yang disesuaikan dengan peraturan perundangan.
  • Telah memiliki izin lokasi dari pemerintah daerah setempat untuk nantinya dibangun fasilitas Pertamini ini
  • Lokasi yang dibangun nantinya secara umum haruslah berjarak 5 km dari lokasi pengalur berupa APMS terdekat atu 10 km dari penyalur SPBU. Dapat juga ditempatkan lokasi berdasarkan pada pertimbangan lainnya yang bertanggungjawab.
  • Memiliki data untuk konsumen pengguna yang kebutuhannya telah dilakukan verifikasi oleh pemerintah setempat.
  • Untuk harga BBM sendiri, akan ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Untuk memulai usaha SPBU mini/ pertamini ini membutuhkan modal yang besar, setidaknya pengusaha harus menyiapkan uang sebesar Rp. 75 sampai Rp. 100 juta. Hal ini dituturkan oleh Direktur BBM BPH Migas sendiri, yakni Hendri. Modal tersebut terbilang lebih kecil dibandingkan ketika akan mendirikan SPBU yang biayanya dapat mencapai Rp 2 milyar sampai Rp 4 milyar.

Incoming search terms:

Modal awal pertamini elektrik (1) -
loading...
Peluang Usaha Pertamini Elektrik Modal 8 Jutaan | | 4.5